27 Maret 2011

Vettel Tak Terbendung

Juara bertahan, Sebastian Vettel dengan bendera Red Bull Racing berhasil melanjutkan dominasinya untuk terus berada dibarisan terdepan balapan jet darat ini. sejak start pemuda Jerman tersebut sama sekali tak mendapati perlawanan yang berarti dari rival-rivalnya. Horner sang boss memuji penampilan gemilang Vettel yang nyaris tanpa cela. tempat kedua dihuni pembalap andalan McLaren, Lewis Hamilton. beberapa kali pembalap berkulit hitam tersebut mendekati Vettel namu tak cukupm dekat sehingga tak memberikan perlawan terhadap Vettel. Hamilton sendiri merasa podium kedua adalah hasil yang terbaik dari mobil yang dia geber, karena dia merasa mobilnya masih tertinggal 0,5 detik bahkan lebih dari mobil Vettel. namun menilik hasil tes pramusim, perkembangan MP4-26 sangat signifikan.
Ferrari sedikit lebih memperoleh hasil yang baik, saat Alonso tercecer ditikungan pertama setelah start, akhirnya bisa memperbaiki posisi tapi tak cukup waktu untuk menyusul Vitaly Petrov Lotus Renault. Petrov mencatatkan sejarah karena menjadi pembalap Rusia pertama sepanjang sejarah yang mampu meraih podium ketiga. hasil Lotus Renault ini cukup membuat beberapa tim terkejut.
Sementara itu Mercedes GP hancur lebur, kedua pembalap tidak finish dan Schumi sendiri malah harus mosak-masuk pit beberapa kali sampai akhirnya harus retire pada lap lap awal. Legenda F1 juara dunia 7 kali tersebut mengemukakan bahwa ada beberapa masalah pada sektor suspensi dan kaki-kaki mobilnya. Nico Rosberg rekan setimnya juga mengalami nasib apes karena harus out dari balapan karena mengalami masalh pada mesin sehingga mesinnya meledak.

26 Maret 2011

Fernando Alonso Kecewa

Kualifikasi perdana di GP Australi tidak menempatan Ferrari pada barisan terdepan, Alonso hanya start dari posisi ke 5 dan rekan setimnya, Felipe Massa malah start dari posisi delapan. karena terkendala masalah grip setelah dia sebelumnya mengalami spin saat out lap sesi kualifikasi ketiga tentu ini buka hal yang menggembirakan bagi tim kuda Jingkrak dengan logo baru untuk mengkamuflase logo sponsornya. hasil ini juga teguran keras buat Tim Prinsipal Stefano Dominicalli.
"Jelas sekali ini hasil yang mengecewakan, namun kita tetap harus mengeluarkan segalanya untuk balapan besok, jelas juara dunia 2005-2006 tersebut.
"Hasil ini sangat berbeda dengan apa yang kita alami saat tes pramusim, karena pada waktu itu kami dengan seluruh tim yang ikut, tidak sejauh ini selisih waktunya, Red Bull dan Vettel sangat kencang, ini akan jadi kerjaan rumah bagi kita tim Ferrari."
"Start dari posisi kelima memang tidak susah untuk target podium, kubica saja tahun lalu start dari tujuh bisa finis kedua, namu untuk musim ini kita tidak tahu akan berjalan seperti apa, kita cuma berharap besok potensi kita yang sesungguhnya akan kami keluarkan. tutup pembalap asal Spanyol tersebut.

Webber Tak Begitu Happy

Mark Webber tak kelihatan bahagia seperti biasanya, lagi-lagi pembalap kedua Red Bull ini terpaut jauh catatan waktunya dengan rekan setimnya. Padahal dia kali ini bertanding di depan pendukungnya, dia menjadi Local Hero kali ini, dia membalap di kampung halamannya. ekspektasinya tentu adala nomer satu, karena dia ingin mengukir nama indah di kampung halamannya.
"Hari ini tak berjalan sesuai rencana, saya sungguh menyesal tidak memberikan yang terbaik sehingga saya harus start diurutan ketiga, memang benar apa kata Horner (Principal Red Bull) bahwa saya berada disisi yang bersih, tapi itu tidak cukup untuk membuktikan kapasitas saya didepan pendukung saya."
"Ini seri pertama, dan musim masih sangat panjang, hasil ini jelas mengecewakan, namun atas kerja keras tim saya akan mengucapkan terimakasih dengan mengeluarkan kemampuan terbaik saya dan juga memaksimalkan mobil hasil kerja keras tim. tunggu saat saya menggila di kampung saya"

Lewis Terkejut, Jenson Optimis

Lewis Hamilton membayar kepercayaan yang McLaren berikan setelah menyelesaikan sesi kualifikasi pertama tahun ini di tempat kedua, start didepan Red Bull Mark Webber dan dibelakang Red Bull Vettel sangat mengesankan bagi Lewis, apalagi dia peroleh setelah tes resmi musim dingin yang dinalinya sulit, berbagai macam update MP4-26 di Melbourne membuat pembalap Inggris ini bersemangat tinggi.
"Saya benar-benar senang berada di sini hari ini," komentar Hamilton. "Orang-orang di pabrik telah melakukan pekerjaan luar biasa, benar-benar sebuah langkah besar akhir pekan ini, mobil yang fantastis, tentu saja kita masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan tapi. Saya pikir kita akan melalukannya. nada optimis pacar Nicole lead Vocal Pussy Cat Doll tersebut.

Jenson Button memuji perbaikan yang telah dilakukan tim untuk mobil MP4-26 nya di Albert Park, Melbourne, Australia akhir pekan ini, Meski dia mengaku tidak memaksimalkan potensinya selama Kualifikasi sesi ke 3, Button cukup senang dan tidak sabar untuk balapan besok.
"Saya pikir kita harus senang dengan hasil ini," komentar dia pada akhir sesi. "Q3 agak mengecewakan, namun: saya terjebak di belakang Nico.
"Saya benar-benar melihat ke depan untuk balapan besok: Saya punya sejarah yang baik di sini di sirkuit kesukaan saya. 2 tahun belakangan ini saya selalu menang di negeri kangguru ini, saya akan berikan yang terbaik. tutup juara dunia 2009 tersebut.

Vettel Sensasional

Vettel merebut pole position GP Australia. Sedangkan posisi kedua jadi milik Lewis Hamilton. Menjalani kualifikasi di Sirkuit Albert Park, Sabtu (26/3/2011), Vettel dengan mulus memuncaki sesi kualifikasi pertama, kedua dan ketiga. Akhirnya, Vettel mencatatkan waktu terbaik 1 menit 23,529 detik. Pada akhir-akhir kualifikasi, Vettel gagal memperbaiki catatan itu dan malah menorehkan waktu yang lebih buruk, yakni 1 menit 23,6 detik-an. Namun tetap saja catatan itu sangat sensasional, karena gapnya dengan pembalap kedua hampir 1 detik.
Hamilton meraih posisi start kedua dengan catatan waktu terbaik 1 menit 24,307 detik. Hamilton membelah duo Red Bull karena posisi tiga ditempati Mark Webber dengan waktu 1 menit 24,395 detik. Berturut-turut di posisi keempat hingga 10 adalah Jenson Button, Fernando Alonso, Vitaly Petrov, Nico Rosberg, Felipe Massa, Kamui Kobayashi dan Sebastien Buemi.

Hasil kualifikasi GP Australia
1.  Sebastian Vettel      Red Bull-Renault      1m23.529s  + 0.778s
2.  Lewis Hamilton        McLaren-Mercedes      1m24.307s  + 0.866s
3.  Mark Webber           Red Bull-Renault      1m24.395s  + 1.250s
4.  Jenson Button         McLaren-Mercedes      1m24.779s  + 1.445s
5.  Fernando Alonso       Ferrari               1m24.974s  + 1.718s
6.  Vitaly Petrov         Renault               1m25.247s  + 1.892s
7.  Nico Rosberg          Mercedes              1m25.421s  + 2.070s
8.  Felipe Massa          Ferrari               1m25.599s  + 2.097s
9.  Kamui Kobayashi       Sauber-Ferrari        1m25.626s  + 3.537s
10.  Sebastien Buemi       Toro Rosso-Ferrari    1m27.066s  + 2.442s
out di sesi kedua                         
11.  Michael Schumacher    Mercedes              1m25.971s
12.  Jaime Alguersuari     Toro Rosso-Ferrari    1m26.103s
13.  Sergio Perez          Sauber-Ferrari        1m26.108s
14.  Paul di Resta         Force India-Mercedes  1m26.739s
15.  Pastor Maldonado      Williams-Cosworth     1m26.768s
16.  Adrian Sutil          Force India-Mercedes  1m31.407s
17.  Rubens Barrichello    Williams-Cosworth
Out di sesi pertama                         
18.  Nick Heidfeld         Renault               1m27.239s
19.  Heikki Kovalainen     Lotus-Renault         1m29.254s
20.  Jarno Trulli          Lotus-Renault         1m29.342s
21.  Timo Glock            Virgin-Cosworth       1m29.858s
22.  Jerome D'Ambrosio     Virgin-Cosworth       1m30.822s
23.  Tonio Liuzzi          HRT-Cosworth          1m32.978s
24.  Narain Karthikeyan    HRT-Cosworth          1m34.293s

24 Maret 2011

Alonso: Moveable Wing Tidak Masalah

Beberapa pembalap menyatakan bahwa sayap belakang bergerak akan berpengaruh pada keamanan dan kenyaman pembalap saat berlaga, namun Fernando Alonso mengatakan bahwa driver harus mampu "menyesuaikan diri dengan setiap situasi".
Duo Red Bull, Sebastian Vettel dan Mark Webber sangat vokal tentang pengembalian KERS dan pengenalan peringatan adjustable sayap belakang yang bisa menjadi isu keamanan karena peningkatan jumlah tombol di roda kemudi. Keduanya bahkan menyatakan bahwa driver bisa celaka.
Namun, driver Ferrari Alonso menegaskan seharusnya tidak menjadi masalah.
"Beberapa minggu terakhir ini, ada banyak pembicaraan tentang kemungkinan kesulitan mengelola semua kontrol yang kita miliki dalam mobil, terutama di roda kemudi," katanya kepada situs Ferrari. "Terus terang, saya tidak berpikir akan ada masalah, kami adalah pengemudi profesional dan kita harus mampu beradaptasi dengan situasi apa pun.
Alonso juga menegaskan bahwa kualifikasi akan menjadi kurang penting tahun ini karena degradasi ban Pirelli. "Dari apa yang kita lihat dalam pengujian, degradasi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Bridgestones: oleh karena itu kita akan melihat lebih banyak pit stop dan strategi akan menjadi kunci untuk hasil akhir," katanya. "Kualifikasi sekarang akan kurang penting, mengingatpeningkatan pit stop akan menambah ketidakpastian."

Hujan Buatan

Lagi-lagi keangkuhan Bernie sebagai supremo F1 kembali tertuang akan ide untuk membuat hujan buatan. meskipun terkesan ditertawakan, namun Bernie tetap pada pendiriannya untuk tak menyerah mengajukan ide untuk memasukan hujan buatan saat balapan berlangsung.
" Mungkin pada awalanya kebanyakan orang akan beranggapan bahwa ide itu gila, tapi kalau kita tidak mencobanya bagaimana kita tahu ide ini diterima atau tidak, toh semua saya pikirkan demi keberlangsunga F1 itu sendiri."
Beberapa pembalap memang terkesan menertawakan ide Bernie tersebut, namun tidak sedikit juga yang beranggapan ide tersebut bisa saja dicoba. Bernie sendiri menambahakan maksud dari tujuan dia untuk membuat hujan buatan adalah bahwa, pada musim lalu banyak sekali kejadian seru saat balapan berlangsung dalam cuaca basah. seperti saat Lewis menang di Spa, hampir saja dia menabrak pembatas karena dia sendiri mengaku telat menginjak rem. ide memang gila, tapi hasilmnya apakah akan gila juga.

17 Maret 2011

Pirelli Bikin Seru

Ban Pirelli baru yang menjadi satu-satunya ban yang dipakai pada musim ini memiliki tingkat keausan yang lebih cepat daripada pedahulunya,(red: Brigestone). Hal ini terbukti saat tes pra musim digelar diranah Spanyol. pihak Pirelli melalui Direktur Motorsportnya, Paul Hambery. "Kami tak khawatir akan tingkat keausan ban yang lebih cepat, karena itu semua kami buat sesuai order, tentunya order tersebut dari FIA sebagai penentu kebijakan". Pria berkebangsaan Inggris tersebut juga menambahkan, "Skill pembalap dalam memelihara ban di empat lap awal akan berimbas besar terhadap daya tahan ban."
Lain halnya dengan pembalap Spanyol berbendera Ferrari, Fernando Alonso. Menurut pria kelahiran oviedo itu malahan menarik ban Pirelli cepat aus, karena dalam satu balapan bisa 3-4 kali ganti ban. tentunya dengan hal seperti itu balapan akan semakin sengit bin seru. bandingkan dengan musim lalu, masuk pit cuma sekali dan sangat membetekan. Kompon hard Pirelli bisa bertahan sekitar 20 lap saat uji coba di Jerez, Spanyol. padahal Brigestone kompon hardnya bisa bertahan lebih dari 35 lap. kalo kompon hard Pirelli saja cuma bertahan 20 lap, lalu kompon soft akan bertahan berapa lama. dengan harapan balapan menjadi semakin seru FIA mencoba cara lain, dengan meminta pabrikan ban Pirelli membuat kompon yang cepat aus, akankah berhasil.  

Australia Menggigit

Beberapa hari lagi seri perdana pengganti GP Bahrain akan berlangsung. adalah Melbourne kota penyelenggara GP Ostrali. beberapa tahun kebelakang, saat Ostrali menjadi seri pembuka, menjadi ukuran kekuatan tim-tim menyambut musim yang baru, musing yang menghadirkan regulasi baru dan tentunya pabrikan ban baru dari Itali, Pirelli. pabrikan ban sponsor resmi klub bola internazionale milan tersebut menjadi pemasok tunggal untuk musim 2011. GP Ostrali yang sempat terancam akan dibatalkan oleh pemerintah kota setempat karena gelaran F1 tersebut tidak menguntungkan namun malah merugikan jutaan dollar. sempat juga membuat supremo Bernie stress karena dia merasa GP Ostrali sama pentingnya dengan GP legendaris penuh glamour yaitu Monako, jadi jika Ostali mundur dari F1 bernie merasa akan kehilangan banyak market dari benua kecil tersebut. GP Ostrali juga menjadi acuan, meskipun tidak banyak yang mempercayai bahwa saat Ostrali menjadi seri pembuka, Juaranya nanti pada akhir musim akan menjadi Juara Dunia. masih ingat bagaimana Lewis dimusim pertama di F1 memimpin 7 poin pada seri terakhir namu setelah finish dia menjadi runner up karena Kimi merebut podium kedua dan poin Lewis tertinggal 1 saja, pada musim balapan 2007 tersebut, Kimi menjadi juara di balapan pembuka GP Ostrali. Musim ini siapa yang akan juara di GP negri kangguru ini, dan apakah akhir musim akan menjadi juaranya para pembalap.

16 Maret 2011

Hamilton Hengkang

Lewis Hamilton mengancam akan hengkang dari McLaren jika performa MP4-26 pada musim ini tak membaik. Latihan pra musim di Catalunya beberapa hari lalu, McLaren tak mampu perform dengan baik, bahkan Button menilai kemampuan mobilnya masih jauh dari mobil Juara.
Dengan manajer barunya Simon Fuller yang juga manajer Beckham dan petenis Andy Murray. Hamilton bisa saja meninggalkan McLaren. Tim yang telah menjadi cita-citanya sejak kecil untuk dibela. Talenta Hamilton memang tidak ada yang meragukan, dengan performa mobil juara, Lewis bisa saja tak terkalahkan. Sebagaimana MSC torehkan saat membela tim Merah.
Jikalau Lewis hengkang, tak ada yang bisa menghalaunya, demikian pernyataan Horner dalam rilis resminya. Horner yang juga sebagai Tim Principal Red Bull Racing ini menyatakan, bahwa mungkin RBR bisa saja menampung Lewis tetapi tidak dalam waktu dekat ini. bisa saja musim depan,setelah kontrak RBR dengan Webber selesai. menarik untuk disimak, kemanakah Lewis akan berlabuh?