Aroma persaingan antar rekan setim pada musim balapan 2007 ini kami menilai bahwa pembalap kedua bersaing lebih kompetitif dibanding pembalap utama, memang tidak dipukul rata tetapi sebagian besar tim-tim F1 pada musim 2007 ini, pembalap kedua lebih kencang atau bahkan lebih besar menyumbang poin. Padahal pada logikanya settingan mobil mereka bukan prioritas utama tim.
Ambil contoh, bagaimana sensasionalnya rookie Britania Raya atas nama Lewis Hamilton yang bisa memuncaki klasemen sementara, begitu juga dengan rekornya yang tak pernah out of podium alias selama 9 kali balapan berurutan selalu naik podium. Atau saja bagaimana cepatnya seorang Kimi Raikkonen beradaptasi dengan F2007 sehingga dalam balapan pertama di Melbourne dapat mempersembahkan juara bagi tim Kuda Jingkrak. Memang poin masih lebih banyak dikumpulkan oleh rekannya yaitu Felipe Massa, tetapi ingat Massa lebih dulu menyatu dengan F2007, bahkan musim kemarin pemuda Brazil ini menjadi tandem sang legenda Michael Schumacher, dia pun merasakan banyak belajar dari sang legenda tersebut. Tentunya modal yang didapat sudah cukup untuk membawanya menjadi lebih baik.
Kemudian beranjak ke tim BMW yang dipimpin oleh Mario Thiessen, bagaimana pemuda Polandia yang statusnya pada musim 2006 lalu sebagai debutan tengah musim yang menggantikan juara dunia 1997 atas nama J. Villeneuve didapati lebih cepat dari pada Heidfeld rekan setimnya. Memang tidak disemua balapan, Kubica mendapat hasil lebih baik tetapi catatan waktu yang ditorehkan pemuda Polandia tersebut terbukti lebih kencang. Bukti paling gress pada kualifikasi GP Turki kemarin, Kubica berada 8m didepan Heidfeld. Beranjak ke tim yang tahun ini terpuruk setelah ditinggal Alonso.
Renault tim F1 yang bermarkas di Prancis ini pembalap keduanya jelas lebih kencang terbukti poin yang ditorehkan lebih tinggi daripada rekannya, G. Fisichella. Memang pada awal-awal musim Heikki sempat susah menakhlukkan laju R27 tetapi kemudian rookie yang digadang jadi The Next Flying Finn tersebut mampu lebih kompetitif dibanding Fisichella.Hal-hal tentang fenomena pembalap kedua lebih kompetitif juga menyelimuti tim Williams yang dipunggawai oleh Nico sebagai pembalap utama dan Alex Wurz sebagai pembalap kedua. fakta yang terjadi adalah Wurz mengumpulkan poin lebih banyak dari pada Nico Rosberg, bahkan Wurz pernah naik podium ketiga di GP Kanada, prestasi tersebut menjadi lebih indah karena Wurz baru bergabung dengan Williams pada awal musim balapan 2007 ini. lebih muda 1th dari Nico Rosberg.
Fenomena yang terjadi dalam persaingan antar rekan satu tim tersebut tentunya membawa ke sebuah tontonan yang menghibur dan penuh sensasi. Dan inilah tujuan akhir dari pada sebuah perhelatan balapan yang serba wahid tersebut.
Fenomena yang terjadi dalam persaingan antar rekan satu tim tersebut tentunya membawa ke sebuah tontonan yang menghibur dan penuh sensasi. Dan inilah tujuan akhir dari pada sebuah perhelatan balapan yang serba wahid tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar